Capres - cawapres dari independen 2009  


sudah lama tak meninjau kiprah independen di bumi nusantara yang sudah bosan dengan politik partai, saya mulai berselancar menelusuri kiprah independen melalui informasi blog terbaru.

sebelumnya saya lebih konsentrasi dengan calon independen untuk pilkada, namun ternyata calon independen banyak diminta untuk posisi presiden dan wapres, kenapa tidak? toh partai yang nongrkong di DPR sudah jauh dari contoh baik ataupun berkualitas, sekalipun berkedok agama.

anda mau tau kabar terbaru ajang pilpres 2009?

saya menemukan calon presiden dan wapres yang baru-baru saja mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden dari golongan independen.

dialah tokoh terkenal yang selalu nongol di kompas minggu, Beny & Mice?

wah, itukan tokoh kartun yang lucu ituh? yah emang beliau lah yang telah mendeklarasikan diri di Gramedia Matraman seperti di beritakan oleh blog plinplan

Benny & Mice Maju Pilpres 2009

Jakarta - Para tokoh politik yang hendak bertarung di Pilpres 2009 akan menemukan tandingan yang tak terduga. Benny dan Mice yang tampil di komik Kompas setiap Minggu, mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres dari calon independen.

selanjutnya, baca aja sendiri yah


Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Wawancara Radio Singapur : Langkah Adinoto mulai berliku  

berikut kami tamplikan sebuah wawancara radio singapur dengan salah satu calon independen untuk pilkada walikota Bandung.

Wawancara singkat tersebut dilakukan dengan Radio Singapore International, radio berbahasa Indonesia ke-3 terbesar setelah BBCNews dan ABC Australia, seputar issue pencalonan diri adinoto menjadi Calon Walikota Bandung dari jalur Independen.

File ini juga bisa didownload secara manual disini.

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Kiprah independen di Biak di dukung Lembaga Pendidikan Politik Rakyat Independen Papua  

LP2RIP Dukung Langkah KPU Biak

Untuk Akomodir Calon Indenpenden Dalam Pilkada 2008

JAYAPURA - Langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Biak untuk mengakomodir calon independen dalam Pilkada 2008 di Kabupaten Biak, nampaknya mendapat dukungan positif dari masyarakat, diantaranya dari Lembaga Pendidikan Politik Rakyat Independen Papua (LP2RIP).
Ketua LP2RIP, Drs. Jacob Ronsumbre mengatakan, dengan diakomodirnya calon independen, maka setiap orang yang mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin bisa ikut bersaing." Dengan demikian, rakyat akan menjadi lebih terdidik dan bisa menyalurkan suaranya sesuai dengan keinginan hatinya untuk memilih figure pemimpin yang dinilai paling baik," katanya, Jumat (9/5) kemarin.
Menurutnya, dengan hadirnya kandidat perseorangan atau kandidat independen, maka rakyat akan lebih mudah memilih calon pemimpin yang mempunyai kemampuan, loyalitas dan moralitas. "Sebab selama ini, calon yang mempunyai kriteria itu tidak bisa mencalonkan diri karena terbentur mekanisme partai. Dengan diperbolehkannya calon independen ini, rakyat tidak boleh tertipu lagi," ujarnya.
Sementara itu staf ahli LP2RIP, Habel Rumbiak,SH menyatakan, apa yang dilakukan KPU Biak, sangat baik untuk pendidikan politik bagi masyarakat. "Hal ini mestinya bisa diikuti oleh KPU di daerah lain. Sebab dengan diakomodirnya calon independen, memberikan ruang yang baik bagi masyarakat Papua untuk bisa menentukan pilihan tanpa adanya tekanan politik dari partai tertentu," paparnya.
Langkah yang dilakukan KPU Biak menurutnya juga telah sesuai dengan amanat dari revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 dan Putusan Mahkamah Konstitusi. "Secara hukum, diperbolehkannya calon independen untuk bersaing merupakan sesuatu yang sangat adil. Sebab ini juga telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945, dimana setiao orang mempunyai hak yang sama di depan hukum," terangnya.Pihaknya berharap, dengan diakomodirnya calon independen, akan melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang bersih, bermoral dan memperhatikan kepentingan rakyat. (fud/Cpos/100508)


sumber : biakrasine

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

kiprah calon independen di Tegal  

seperti di informasikan oleh kompas edisi online pada tanggal 6 mei 2008, bahwa Tegal telah mengakomodasi calon independen untuk pilkada di daerah tersebut. informasi lengkapnya dapat di lihat di link dibawah ini, dengan sedikit copian dari sumber aslinya :

Tegal Akomodasi Calon Independen
Selasa, 6 Mei 2008 | 19:59 WIB

TEGAL, SELASA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota dan Kabupaten Tegal akan merevisi jadwal tahapan pilkada untuk mengakomodasi calon independen/perorangan yang akan mendaftar sebagai kepala daerah. Meski demikian, revisi tersebut tidak akan mengubah jadwal pelaksanaan pemungutan suara yang rencananya diselenggarakan pada 26 Oktober mendatang.

Ketua Divisi Pendidikan, Informasi, dan Kajian Pengembangan Pemilu KPU Kota Tegal, Andi Kustomo, Selasa (6/5), mengatakan, revisi tidak akan mengubah jadwal keseluruhan pelaksanaan pilkada. Revisi hanya memberikan tambahan jadwal untuk pelaksanaan pendaftaran bagi calon independen.

Sesuai tahapan yang telah disusun selama ini, jadwal pendaftaran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal akan dibuka mulai tanggal 26 Juli. Oleh karena itu, calon independen yang akan mendaftarakan diri harus sudah menyerahkan bukti dukungan masyarakat sejak 21 hari sebelumnya. Jangka waktu 21 hari tersebut akan digunakan oleh KPU untuk memverifikasi data dukungan.

Menurut Andi, hingga saat ini KPU Kota Tegal belum menerima petunjuk teknis dari KPU pusat mengenai format dukungan yang dibutuhkan oleh calon independen. Diharapkan petunjuk teknis tersebut sudah diperoleh pada pertengahan Mei ini.

Andi mengatakan, sekitar 81 petugas pemungutan suara di wilayah Kota Tegal juga sudah dilantik. Pelantikan dilakukan oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kantor KPU Kota Tegal. Selain bertugas dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tegal, mereka juga bertugas dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

Revisi jadwal tahapan pilkada untuk mengakomodasi calon independen juga dilakukan oleh KPU Kabupaten Tegal. Ketua KPU Kabupaten Tegal, Ahmad Fatikhudin mengatakan, pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal juga mulai dibuka pada tanggal 26 J uli. Jadwal yang sudah disusun selama ini belum mengakomodir kepentingan calon independen.

Oleh karena itu, revisi jadwal akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk ikut berkompetisi dalam pilkada. Para calon independen harus sudah menyerahkan bukti dukungan pada akhir Juni atau awal Juli. Untuk wilayah Kabupaten Tegal, sedikitnya dibutuhkan 45.000 dukungan.

sumber : kompas online

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Blogger Ciptakan Banner untuk dukung calon independen  

Ardi salah satu blogger Bandung yang dengan total mendukung Pasangan Synar untuk maju dalam pemilihan walokta Bandung dari jalur Independen.

nggak main-main, ardi membuat sebuah banner yang dapat dipasang di blog, web dan tempat lain diinternet sebagai tanda dukungan untuk calon yang notabenenya seorang blogger/Dosen ITB.

demikian di tulis oleh Ardi dalam blognya

Banner dukungan Calon Independen

Sedikit utak-atik banner yang semoga ada manfaatnya dalam pensuksesan pasangan independen SYNAR untuk dapat lolos verifikasi dalam pemilihan walikota Bandung. Banner ini dibuat sebagai dukungan PRIBADI dan tidak mengatasnamakan komunitas atau golongan tertentu. Blogger ITB for CaWalKot Bandung!

”

”

”

”

”

If you see my blog content is valuable, please consider to treat me

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

dukungan Solihin GP untuk calon independen Bandung  

Mang Ihin Dukung Indra Perwira

RE MARTADINATA - Kandidat Wali Kota Bandung usungan FPCI Indra Perwira optimis bisa mendulang dukungan masyarakat kasus. Keyakinan dosen Hukum Universitas Padjadjaran ini disampaikannya di hadapan tokoh Jawa Barat Solihin Gautama Putra (GP), di kantor Dewan Pemerhati Kelestarian Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Jalan RE. Martadinata, kemarin.
Menurut Indra, masyarakat kasus adalah mereka yang selama ini merasa kurang atau bahkan tidak diperhatikan incumbent. Saat ini pihaknya sudah menginventarisasi masyarakat kasus di 14 lokasi.
Ke-14 masyarakat kasus itu masing-masing warga Ciroyom, warga Tamansari, warga Sekeloa, warga Saritem, warga Sriwijaya, warga Punclut, warga Hergarmanah, warga Rancabentang, warga Cempakaarum, sopir angkot, sopir Taxi, PKL, buruh dan guru.
“Pada umumnya, masyarakat di daerah tersebut pernah mengalami kasus yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah kota. Sementara PKL, buruh, sopir termasuk kelompok masyakat bawah yang perlu nasibnya belum diperhatikan dengan baik,” ujar Indra.
Syarat kententuan KPUD agar calon independen bisa mengumpulkan tiga persen dukungan masyarakat, menurutnya, merupakan tantangan, sejauh mana dirinya dikehendaki masyarakat. Menurutnya, dukungan riil dari masyarakat akan terukur saat pengumpulan dukungan lewat KTP dan surat pernyataan bermatrai. “Saya yakin, bahkan haqul yakin bisa memperoleh dukungan lebih dari tiga persen. Sejumlah warga sudah menyatakan dukungan kepada saya, lewat keluarga dan kolega saya,” terangnya.
Mengenai calon independen, jelas Indra, yakni refleksi kefrustasian masyarakat kepada partai politik. Banyak calon pemilih yang apatis terhadap parpol. Karenanya, mereka lebih memilih absen ketimbang menyalurkan hak pilihnya.
“Ini merupakan indikator melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap mesin perpolitikan saat ini. Karena itu pula, saya bertekad untuk menjawab kehausan mereka tersebut,” ungkapnya.
Mendengar penuturan Indra, Solihin GP langsung respek mendukung calon independen. Mantan Gubernur Jawa Barat ini, pesimistis dengan komitmen parpol dalam membangun daerah. “Awalnya saya tidak paham dengan calon independen, tapi setelah mempelajari lebih dalam saya menjadi respek,” aku Mang Ihin, panggilan akrabnya.
Mang Ihin juga memberikan wejangan, agar tim Indra Perwira segera merangkul tetua di tiap lokasi masyarakat kasus. Menurut dia, kalau tetauanya sudah dirangkul, suara masyarakat akan mudah mengalir. “Yakinkeun kokolotna, rahayatna pasti ngilu/ yakinkan tetuanya, masyarakat pasti ikut,” ujarnya.
Di samping itu, Mang Ihin juga berpesan, calon independen harus rela mundur, manakala sistem perpolitikan sudah tertata dengan baik. “Kan logikanya, kenapa harus ada parpol, kalau ada perseorangan bisa mencalonkan,”ungkapnya.
Seperti dilaporkan sebelumnya, Indra Perwira keluar sebagai pemenang pada pemilihan calon independen oleh Forum Pengusung Calon Independen (FPCI) di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (20/4).
Dalam voting tertutup yang berlangsung sederhana, Indra mengungguli tiga kandidat lainnya dengan meraih 30 suara. Fiki menyusul dengan raihan 22 suara. Dua kandidat lainnya, yaitu Dedi Haryadi dan Iwan Hermawan masing-masing meraih 13 dan 10 suara.
Dari 82 suara, hanya ada enam pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya dan satu suara yang dinyatakan tidak sah karena pemilih melingkari keempat kandidat di kertas suara. Satu kandidat lainnya, yaitu Tisna Sanjaya gagal dipilih karena tidak dapat hadir dalam forum konvensi. “Kang Tisna saat ini masih berada di Singapura. Beliau tidak berhasil mendapat pesawat untuk segera pulang,” kata Koordinator Tim Seleksi Calon Independen, Dan Satriana. (aol)

Sumber : seeuwa blog

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

pilgub jatim : Calon Perseorangan Ambil Formulir Pilgub Jatim  

Calon Perseorangan Ambil Formulir Pilgub Jatim
----------------------------------------------------------------
Merasa tak terwakili oleh pasangan bakal calon gubernur yang telah mengambil formulir di KPU Jatim, para pedagang Pasar Turi, Surabaya, nekat mengambil formulir untuk mengusung calon lewat jalur independen.

Berita Selengkapnya:
http://www.liputan6.com/news/?id=158935&c_id=7


sumber : blog riko

Read More...
AddThis Social Bookmark Button